HATI YG RELA

Lukas 5:1-6:
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak..." 

Beberapa puluh tahun yg lalu saya berkata kpd seorang teman sepermainan masa kecil demikian: 'kamu berdoa buat saya... nanti kalau saya sudah sukses kamu saya bagi dah...' Lalu kawan saya tsb berkata: 'ya mendingan saya aja yg sukses, nanti kamu yg saya bagi...'

Ada dua perahu di pantai danau Genesaret, dan Tuhan secara khusus memilih perahu Simon utk Dia pakai... Kenapa Tuhan memilih perahu Simon? Sebab Dia tahu isi hati Simon... Simon memiliki hati yg rela, dan hati yg rela inilah yg Tuhan cari utk Dia pakai sebagai alat-Nya. Dari atas perahu Simon, pekerjaan Tuhan dilakukan... tapi Tuhan juga bukanlah Allah yg tdk rela memberkati, setelah Dia memakai perahu Simon, Dia mulai mengerjakan mujizat memberkati Simon. Disinilah kita dpt melihat bukti bahwa berkat dan kuasa Tuhan itu selalu mengalir ke hati hati yg rela...

Ingat apa yg ayat 2 diatas katakan, ada 2 perahu di tepi pantai danau Genesaret,... kemudian Tuhan memberkati Simon dgn tangkapan ikan yg begitu banyak sehingga cukup utk diisikan kpd 2 perahu penuh.

Kenapa harus menangkap ikan begitu banyak sampai penuh sesak utk 2 perahu? Sebab ada 2 perahu ditepi pantai danau Genesaret... Seandainya saja perahu yg satunya yg dipakai Tuhan dan bukan perahu Simon, mungkinkah ceritanya akan berbeda? Mungkinkah semua ikan ikan itu akan dipaksakan utk dimasukan kedlm satu perahu sampai muncung penuh ikan, kemudian ditengah danau perahu tsb terbalik dan ikan ikannya tumpah sia sia... mubasir semua, sampai danau Genesaret penuh dgn bangkai ikan ikan busuk dan menimbulkan penyakit?... mungkin saja hal itu bisa terjadi, sebab hati si pemilik perahu lainnya itu belum tentu sama  spt hati Simon yg rela...

Mungkin saudara berfikir bahwa saya terlalu‎ mendramatisir kisah ini, tapi coba renungkan sebentar,... berapa banyak perkara sia sia di dunia atau di bangsa kita sendiri terjadi spt itu...
- Ada orang kaya yg beli baju begitu banyak dan begitu mahal hanya dipakai beberapa kali saja, sedangkan banyak anak anak terlantar yg tdk punya baju... Saya mengenal satu ibu yg bercerita tentang anaknya yg karena tdk punya baju seragam sekolah seharga 350 ribu rupiah dan sudah satu setengah tahun diolok olok teman temannya karena tdk bisa beli seragam yg benar, sampai akhirnya anak kelas 3 SD tsb berusaha bunuh diri dgn menelan 4 butir bodrex sekaligus... tdk kah itu berarti kekayaan mengendap di pihak orang-orang yg tdk punya hati yg rela?...
- Ada orang-orang kaya yg rakus dan makan terlalu banyak sampai timbul penyakit macam macam sementara tdk jauh disana ada orang-orang miskin yg tdk bisa makan... bukankah ini ikan ikan busuk yg menjadi bangkai dan mengotori danau Genesaret?

Saudaraku, hari ini Firman Tuhan ajarkan kpd kita utk memiliki hati yg rela... karena hanya hati yg rela lah yg bisa diajak kerjasama oleh Tuhan utk rencana kemuliaan-Nya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISI-KISI AGAMA KRISTEN KELAS XI

PERPULUHAN

DURHAKA