B E R P I K I R

B  E  R  P  I  K  I  R
Arti berpikir: è adalah suatu proses ketika manusiamengolah berbagai informasi asumsi dan persepsi serta pengalaman utk kemudian menghasilkan sebuah ide, kesimpulan atau keputusan.
BEBERAPA POLA BERPIKIR:
            = Pola berpikir positif
-menurut Hamachek:
è Yakin terhadap pendapat dan sikapnya, bersedia mempertahankan dan rela mengubahnya jika
            ternyata pendapatnya keliru
è Mampu bertindak benar
è Yakin mampu mengatasi masalah walau belum pasti berhasil
è Merasa setara dengan orang lain
è Sanggup menerima diri apa adanya
è menerima pujian secara wajar
è Tidak bersedia dikendalikan orang lain
è Sanggup mengakui perasaannya yang negative dan yg positif
è Menikmati hidupnya
è Peka terhadap kebutuhan orang lain dan rela berbagi
= Pola berpikir Proaktif
Arti berpikir proaktif   è adalah cara berpikir yang cenderung berinsiatif mencari ide atau solusi atau kemungkinan ( cara ) lain utk mengatasi persoalan. Orang seperti ini tidak sudi menunggu. Dia menggunakan pertimbangan sendiri lebih dahulu sebelum memberikan resfon.

9 CARA MENDUKUNG BERPIKIR PROAKTIF
1.      Melatih diri mencari cara atau kemungkinan lain dari yg sudah lazim berlaku
2.      Berusaha mencari dan melaksanakan pendekatan lain
3.      Berusaha menghindarkan diri dari hal hal yg merugikan diri sendiri
4.      Mencoba melakukan sesuatu dengan cara lain tanpa melanggar norma masyarakyat
5.      Berani mencoba
6.      Melatih diri untuk berpikir secara terpusat dan luas
7.      Belajar menyesuaikan diri dengan keadaan
8.      Lebih terdorong oleh keinginan individu
9.      Memiliki tingkat keahlian sesuai kebutuhan
= Pola berpikir kritis
            Arti berpikir kritis è adalah proses mental untuk menganalisis atau mengevaluasi informasi yg diperoleh melalui pengamatan, pengalaman, akal sehat atau komunikasi.
3 PENGHALANG BERPIKIR KRITIS
1.      TIDAK MEMILIKI SELURUH INFORMASI YG RELEVAN
2.      Tidak bersifat netral, sehingga menghalangi penilain informasi secara efektif dan objektif
3.      Bersifat emosional, sehingga tergesa gesa menarik kesimpulan sebelum semua informasi yang dibutuhkan terkumpul
            Belajar berpikir kritis melalui topkoh Alkitab

=Pola berpikir Komprehensif
            Arti berpikir komprehenship
            Belajar CARA berpikir melalui tokoh Alkitab:
1.      Hawa kejadian 3:1-9         è
2.      Ayub 3: 1 sd  psl 3            è       
3.      Daniel 1:1-8                      è
4.      Yusuf , Matius 1:1-20       è
5.      Pilatus, Matius 27:23-26   è
6.      Salomo, 1 Raj 3:23-27      è


Penggolongan Jenis berpikir menurut Edward de Bono:
- Bertfikir factual dan informative      è selalu mencari informasi yg dibutuhkan utk mengatasi masalah atau persoalan
- Berpikir secara Emosi                       è cara berpkir yg,melibatkan perasaan dan intuisi, sehingga cenderung tidak melakukan yg sudah dipikirkan atau direncanakan
- Berpikir mengenai kebenaran           è cara berpikir yang mempertimbangkan tindakan secara matang dan kritis agar tidak terjadi kesalahan
- Berpikir mengenai keuntungan         è golongan berpikir yang selalu  mengantisifasi segala kemungkinan dari tindakan yg akan dilakukan
- Berpikir mengenai ide ide baru         è golongan berpikir yg cenderung mengeksplorir hal hal yg baru dan kreatif tentang bagaimana seharusnya cara yang lebih baik mengatasi sebuah persoalan
- Berpikir mengenai berpikir itu sendiri è glongan berpkir yg melakukan control atau evaluasi terhadap proses berpikir yg sudah dilakukan

BERPIKIR KREATIF
5 Tahaf berpikir kreatif yang saling menunjang :
ð  ORIENTASI : Merumuskan masalah
ð  PREPARASI : Mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yg relevan dgn masalah
ð  INKUBASI : mengistirahatkan pikiran saat menghadapi jalan buntu
ð  ILUMINASI : Masa ingkubasi berarhir seiring ditemukan ide baru/ilham mengatasi masalh
ð  VERIFIKASI : Menguji secara kristis ide pemacahan masalah yg sudah ditemukan

KESIMPULAN:
Dewasa itu dapat ditinjau dari berbagai asfek serta mencakup Pertumbuhan beberapa hal.
Pertumbuhan jasmani è fhisik,otot, dan organ bertumbuh sempurna dan ideal
Pertumbuhan Intelektual è menggunakan akal budinya utk menilai benar tidak nya suatu sebab pemikirannya sudah matang dalam mengatasi segala permasalahan
Pertumbuhan secara social è mampu bersosialisasi dengansemua orang dengan baik dan benar
Pertumbuhan secara emosi è mampu mengendalikan perasaan dengan cara yg tepat dan terhadap orang yang tepat
Pertumbuhan secara moral ialah  mampu mengidentikasi mana yang boleh dan yang tidak boleh yang melanggar norma atau yang yang dianut masyarakyat
Pertumbuhan secara spiritual adalah orang yang menyadari tentang keberadaan Tuhan dan selalu rindu menyembah Tuhan tersebut.

Seorang siswa Kristen dapat bersaksi. Melalui ethos belajar yang diatas rata-rata, disiplin waktu, taat aturan sekolah, menghormati semua guru, berpakaian rapi. Selanjutnya dengan berprestasi, belajar kelompok dan sharing dengan mereka yang kurang mampu mengikuti pelajaran. Semakin sering sharing, pengetahuan akan semakin bertambah (Lukas 6:38).  Selanjutnya ialah dengan memilih dan mengembangkan cara berpikir yang positif, kreatif, konprehensif.Bagaimanapun bentuk berpikir yang kita anut, yang penting didasarkan dengan firman Tuhan, sehingga hasil dari pikiran tersebut selalu memuliakan Tuhan.

Disadur dari buku "Aku Sudah Dewasa" BPK Gunung Mulia Jakarta


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISI-KISI AGAMA KRISTEN KELAS XI

PERPULUHAN

DURHAKA